Model Pendingin Central (Chiller) Pada Dunia Industri

Industrial Chiller pada dasarnya adalah sistem pendingin yang menghilangkan panas dari satu elemen (air / glikol / udara) dan meindahkanya ke elemen lain (udara ambien atau air). Desain umum sebuah sistem chiller yakni sistem yang mendinginkan 15 ° C air (air / glikol, atau udara) hingga 10 ° C dan menyimpan panas ke udara sekitar pada 35 ° C (atau air pada 30 ° C).

Teknologi chiller ini digunakan oleh bermacam-macam industri agar mendinginkan mesin pengolah dan beroperasi menggunakan freon chiller untuk mendinginkan media seperti udara atau air. Agar dapat mempelajari lebih lanjut tentang chiller secara umum dan untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang permasalahan sistem pendinginan Anda sendiri, kita akan mulai dengan pengertian chiller dan kemudian melanjutkan agar dapat mempelajari apa yang dapat dilakukan chiller untuk industry Anda, bagaimana cara memilih sebuah chiller dan apa yang harus dicari saat membeli chiller.

Fungsi pengendalian temperatur dalam proses industri dapat dicapai dengan empat cara – 1) Cooling tower yang memasok air pada 30 ° C atau lebih tinggi dan dengan menggunakan pendingin yang memasok air pada temperatur 15 ° C atau lebih rendah. 2) Chiller portabel, 3) Pendingin Package, 4) Sistem Chiller Sentral.

Chiller portabel – yaitu pendingin pompa tunggal, dapat disuplai dengan kondensor berpendingin udara atau air, digunakan untuk mendinginkan satu atau dua mesin, aliran air proses dibatasi hingga 2,4 gpm / ton, ini membatasi penggunaan tipe chiller ini.

Chiller Package – yaitu sistem dua pompa, satu pompa bagi evaporator, yang lain di gunakan untuk berbagai proses di industri, dapat di gabungkan dengan kondensor air cooled atau water cooled, tidak ada pembatasan aliran air proses tetapi model chiller ini tak dapat di tingkatkan saat beban pendinginan di pabrik meningkat.

Chilling Central System – di mana satu atau lebih chiller sentral dihubungkan ke dua set tangki pompa yang umum, pompa stand-by, dapat ditambahkan, dan pendingin dapat ditambahkan mengikuti kapasitas pendinginan maksimum pompa tangki.

Sistem Cooling Tower sentral – yang mana satu atau lebih cooling tower dihubungkan ke dua set tangki pompa yang umum, pompa siaga, dapat ditambahkan, dan tower dapat ditambahkan ke kapasitas pendinginan maksimum pompa tangki.

Set tangki pusat memungkinkan bermacam variasi pendingin udara, pendingin air, merek dan tonase bekerja bersama pada sistem pendingin yang sama. Selain itu, berbagai jenis, merek, dan tonase menara pendingin bekerja sama pada sistem menara yang sama.